5 Fakta Tanaman Bajakah Yang Diklaim Dapat Sembuhkan Kanker Halaman All

Teh bajakah Kalimantan

Sehabis 50 hari, mencit nun diberikan air penawar dibanding bawang dayak mati. Mencit yang diberikan cairan tiang bajakah tetap sehat apalagi berkembang biak. Tumbuhan nun hidup di hutan tahi angin tropis Kalimantan ini naik daun karena menyimpan potensi serupa obat kanker. Namanya berkibar setelah dua siswi SMA dari Palangkaraya berhasil menghasilkan teh herbal dari kausa bajakah. Minuman dari kausa bajakah yang dibuat Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya Maharani ini diganjar peniti emas pada World Invention Creativity Olympic di Seoul, Korea Selatan. Setelah ini, orang berbondong-bondong mencari kausa tanaman bajakah untuk jadi obat kanker. Bahkan pada pasaran, harga serpihan tiang bajakah mencapai Rp300. 000 per kilogram dan kayunya dijual Rp2. 000. 000 per potong.

Pasti lah, penemuan akar bajakah sebagai obat kanker tersebut telah mengharumkan nama Nusantara di mata dunia. Benih obat kanker dari kausa bajakah ini diperkenalkan di kancah internasional oleh siswa SMAN 2 Palangkaraya serta dimenangkan dalam ajang Youth National Science Fair pada Bali dan Invention Olympic di Korea Selatan. Hasil ini dinilai masih tara awal untuk kemudian dijalani sertifikasi sebagai obat tumor ganas payudara.

Di antaranya, teh bawang dayak, teh bajakah, teh pasak bumi, teh tumor kanker, dan teh sakit gula, serta teh 41 macam khasiat. Manfaat tiang bajakah yang heboh pada masyarakat Indonesia soal efektivitasnya dalam menyembuhkan tumor serta kanker. Ini berarti seharga jenis kanker tertentu nun bisa disembuhkan kayu bajakah.

Teh bajakah Kalimantan

Manfaat tiang bajakah ini didapat gara-gara adanya kandungan antioksidan nun tinggi di dalamnya. Taktik ini tentu akan luar biasa berguna bagi tubuh guna menangkal serangan penyakit. Kecuali dinilai berpotensi dapat sebagai solusi untuk kanker, tiang bajakah juga dipercaya punya manfaat kesehatan lainnya. Walakin berpotensi menyembuhkan kanker, enceran kayu bajakah tampala kudu melewati uji yang berjarak sebelum benar-benar bisa dimanfaatkan. Di dalam dunia kedokteran, konsep ini disebut evidence based medicine atau EBM. Pendekatan medik seperti itu didasarkan kepada bukti-bukti ilmiah terkini untuk kepentingan pelayanan kesehatan.

Tanaman bajakah itu ada 29 spesies dengan kebanyakan tumbuh di hutan tropis Indonesia. Namun keguanaan akar bajakah digunakan buat pengobatan herbal baru ternama belakangan ini. Yazid pun meyakinkan orangtunya untuk sehat banyak orang yang menahan kanker dengan kayu bajakah yang sudah digunakan keluarganya sejak turun menurun. Dibanding uji laboratorium yang dijalani, Bajakah diketahui memiliki rahim antioksidan ribuan kali lipat jika dibandingkan dengan spesies tanaman lainnya. Sedangkan spesies obat tradisional yang dihasilkan di antaranya obat konvensional dalam bentuk potongan tiang dan teh celup. Teh celup sudah mulai dihasilkan sejak 2018 dan sekarang tersedia enam macam teh celup.

Sampai kini, memang belum terlalu banyak penelitian yang menyelisik manfaat kayu bajakah buat kesehatan. Selain soal bajakah sebagai ‘obat’ kanker, pikiran lain juga menyimpulkan kalau tanaman bajakah memiliki kekuatan untuk dimanfaatkan sebagai obat luar alias salep. Gawang bajakah sendiri terbukti terdapat senyawa berupa fenolik, flavonoid, tannin, dan saponin. Perut senyawa dalam tumbuhan itu dinilai memang memiliki kekuatan manfaat untuk mendukung kesehatan tubuh manusia. Dalam sebuah pikiran juga mengungkapkan bahwa tanaman bajakah berpotensi bisa dimanfaatkan manusia sebagai obat luar atau salep. Jika gawang bajakah dapat melewati tahapan tersebut, barulah kayu itu dicap lolos uji klinis dan dapat dijadikan salah satu kandidat obat kanker. Sampai saat ini, kayu bajakah sendiri masih beredar dalam masyarakat sebagai obat herbal yang khasiatnya dipercaya turun-temurun saja.

Temuan mengejutkan akan halnya manfaat akar bajakah dengan ampuh mengobati penyakit puru ajal payudara hingga kini sedang menjadi perbincangan di warga. Beberapa orang yang ikut berburu akar bajakah untuk pengobatan maupun dibisniskan. Di sebelah khasiat di atas, bajakah tampala disebut efektif menyembuhkan kanker. Setidaknya, demikian dampak penelitian dua siswa SMA dari Palangkaraya. Riset itu memakai uji sampel 2 ekor mencit betina / tikus kecil putih.

Moral kayu bajakah yang kelima yaitu dipercaya sebagai obat kanker. Manfaat kayu bajakah yang satu ini pernah heboh di masyarakat Nusantara. Hasil temuan para murid itu mendorong berbagai tataran melakukan uji lab lawan tumbuhan herbal ini. Bersama-sama ini berbagai manfaat kausa bajakah selain kanker, walakin perlu uji klinis pertemuan. Untuk mendapatkan manfaat tiang bajakah, kamu bisa memakai kayu bajakah dengan jalan meminum air rebusannya / menjadikan kayu bajakah serupa bubuk teh yang mampu diseduh. Manfaat kayu bajakah yang pertama adalah guna meningkatkan imunitas atau orde kekebalan tubuh.

Dalam praktiknya, EBM memadukan kemampuan dan kemahiran klinik dengan bukti-bukti ilmiah terkini yang paling bisa dipercaya. Genus Spatholobus Littoralis Hassk ditemukan Justus Karl Hasskarl, seorang ahli Botani asal Jerman pada tahun 1842.

Gemparnya temuan ini mendorong dilakukannya sekitar penelitian lanjutan terhadap rahim akar kayu bajakah. Apalagi kadar antioksidan ini beribu-ribu kali lipat dibandingkan herbal kanker lainnya. Manfaat kausa bajakah terkuak setelah disusun teh herbal oleh getah perca siswa itu. Tanaman tersebut sebenarnya juga telah biasa sebagai bajakah tanaman herbal nun telah lama digunakan bangsa, terutama untuk mengobati sumbing, disentri dan menghilangkan gondok badan. Lalu memilih reguk rebusan air dari kausa tanaman bajakah yang diinginkan sang ayah di sentral hutan. Setelah rutin menyedot ramuan akar bajakah, si ibu sembuh total dibanding serangan kanker payudara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *